Lewati ke konten utama
Kembali ke daftar artikel
Matematika Sekolah

Cara Cepat Mengerjakan Soal Deret Angka TIU CPNS

Cara mengenali pola deret angka dan deret huruf pada soal TIU CPNS dengan cepat, lengkap dengan jenis-jenis pola yang paling sering muncul.

Oleh Muhammad Nuur Rohman

Soal deret angka terlihat sederhana — hanya diminta melanjutkan sebuah pola — tapi di bawah tekanan waktu TIU, banyak peserta terjebak mencoba pola yang salah berkali-kali sebelum menemukan yang benar. Mengenali beberapa jenis pola yang paling umum muncul membuat proses ini jauh lebih cepat.

Kenapa soal deret terasa sulit di bawah tekanan waktu

Soal deret sebenarnya tidak butuh perhitungan rumit — yang dibutuhkan adalah mengenali jenis pola secepat mungkin. Masalahnya, dengan waktu terbatas, mencoba pola secara acak (coba tambah, coba kali, coba lihat selisihnya) memakan waktu yang seharusnya bisa dihemat kalau sudah familiar dengan jenis-jenis pola yang paling sering muncul.

Jenis pola yang paling sering muncul

Pola aritmetika sederhana — selisih tetap antar suku. Contoh: 2,5,8,11,2, 5, 8, 11, \dots (selisih +3+3).

Pola geometri sederhana — rasio tetap antar suku. Contoh: 3,6,12,24,3, 6, 12, 24, \dots (rasio ×2\times 2).

Pola selisih bertingkat — selisihnya sendiri membentuk pola, bukan tetap. Contoh: 1,2,4,7,11,1, 2, 4, 7, 11, \dots — selisih antar suku adalah 1,2,3,41, 2, 3, 4 (bertambah 11 setiap kali).

Pola dua suku berselang (interleaved) — sebenarnya dua deret berbeda yang digabung berselang-seling. Contoh: 1,10,3,8,5,6,1, 10, 3, 8, 5, 6, \dots — suku ganjil (1,3,51, 3, 5) naik +2+2, suku genap (10,8,610, 8, 6) turun 2-2.

Deret huruf: prinsip sama, diterjemahkan lewat urutan alfabet

Deret huruf memakai prinsip yang sama seperti deret angka — bedanya, huruf perlu diterjemahkan dulu ke urutan alfabet (A=1, B=2, dst.) sebelum polanya bisa dianalisis. Contoh: A,C,E,G,A, C, E, G, \dots setara dengan 1,3,5,7,1, 3, 5, 7, \dots — pola aritmetika dengan selisih +2+2, hanya dibungkus dalam bentuk huruf.

Latihan singkat

Coba tentukan pola dari deret berikut sebelum melanjutkan membaca: 2,6,12,20,30,2, 6, 12, 20, 30, \dots — perhatikan bahwa selisih antar sukunya sendiri membentuk pola (4,6,8,104, 6, 8, 10, bertambah 22 setiap kali), bukan selisih tetap. Semakin terbiasa mengenali kategori pola seperti ini dalam hitungan detik, semakin banyak waktu yang bisa dihemat untuk soal-soal TIU lain yang butuh perhitungan lebih panjang.

Artikel terkait

Matematika Sekolah

Penalaran Matematika di UTBK/TKA: Beda dari Soal Matematika Sekolah

Kenapa soal penalaran matematika di UTBK/TKA terasa berbeda dari soal matematika sekolah, dan cara mendekatinya tanpa mengandalkan rumus hafalan.

Matematika Sekolah

5 Kesalahan Umum Siswa Saat Mengerjakan Soal Penalaran Matematika UTBK

Kesalahan yang paling sering membuat nilai penalaran matematika UTBK/TKA rendah, dari salah baca soal sampai terjebak informasi yang tidak relevan.

Matematika Sekolah

Trigonometri Dasar: Memahami Sin, Cos, dan Tan Tanpa Menghafal

Cara memahami sin, cos, dan tan dari segitiga siku-siku dan lingkaran satuan, lengkap dengan nilai sudut istimewa dan cara mengingatnya.